Frasa yang Biasa Digunakan di Ruang Praktek Dokter

Posted on Jun 29 2016 - 7:42am by admin

Frasa yang biasa digunakan oleh dokter:

“We’ll need to run some tests.”

Kalimat ini berarti dokter tersbut ingin melakukan pemeriksaan. Biasanya berupa tes darah, tes urin, USG, X-Ray, atau tes lainnya.

“The transplant was a success. There were no complications.”

Transplant atau transplantasi adalah ketika seseorang memberikan salah satu organnya untuk orang lain. Jika seorang dokter mengucapkan kalimat di atas, itu berarti transplantasi yang dilakukan berjalan lancar dan tidak terjadi masalah.

“I’d like to keep you here overnight for observation.”

Kalimat ini diucapkan dokter jika ia menganggap pasien butuh pemeriksaan lebih lanjut dan pasien harus menginap supaya memudahkan mereka dalam memeriksa.

“We haven’t made a diagnosis yet, but we’ve ruled out cancer.”

Ruled out berarti menghapus atau mengecualikan. Dalam kalimat ini, dokter mengatakan bahwa mereka belum tahu penyakit yang diderita pasien, namun sudah pasti penyakit itu bukan kanker.

“Does it hurt when I press here?”

Saat melakukan pemeriksaan, biasanya dokter menekan-nekan bagian tubuh kita dan mengatakan kalimat di atas. Dokter tersebut bermaksud menanyakan apakah bagian yang ditekan terasa sakit.

“I’m going to prescribe you some antibiotics.”

Setelah melakukan pemeriksaan dan diagnosa, dokter mengatakan kalimat di atas yang berarti aia akan menuliskan resep.

“Do you have any allergies?”

Sebelum menuliskan resep, biasanya dokter menanyakan kalimat di atas untuk memastikan apakah pasiennya memiliki alergi atau tidak.

Frasa yang biasa diucapkan oleh pasien:

“I have a rash on my arm, and it’s very itchy.”

Rash berarti ruam. Biasanya pasien berkunjung ke dokter untuk mengeluhkan ruam yang berada di kulitnya.

“I feel a sharp pain when I bend my knee.”

“Aku merasakan sakit saat menekuk lututku”

“My stomach hurts and I’ve lost my appetite.”

Untuk menunjukkan bagian tubuh kita yang sakit, kita bisa menggunakan My (body parts) + hurts

“My neck is stiff and sore. I think I’ve pulled a muscle.”

Jika kita ingin mengeluhkan leher yang kaku, kita menggunakan kata ‘stiff’. Sedangkan sore berarti nyeri.

“What are my options for treatment?”

Pasien menanyakan kalimat ini untuk mengetahui metode penyembuhan yang mungkin ia jalani.

“Am I going to need surgery?”

“Apakah dibutuhkan operasi?”

“I’d like to get a second opinion.”

Biasanya saat kita memeriksakan tubuh kita ke dokter, kita ragu akan hasil diagnosanya. Untuk itu diperlukan second opinion untuk memastikan apakah diagnosa yang pertama akurat atau tidak.

 

Leave A Response