You Are Browsing ‘Teknologi Pendidikan’ Category

1. jump ship In a number of U.S. cities and states, new laws are being passed to raise the minimum wage (minimum salary). However, this makes more experienced employees feel that it’s not fair that new workers already get paid a lot – so some companies are offering extra benefits, fearing that their veteran workers might otherwise jump ship. Di beberapa kota dan negara bagian Amerika Serikat, peraturan baru dibuat untuk menaikkan upah minimum. Bagaimanapun, ini membuat pekerja yang berpengalaman merasakan ketidakadilan karena...

Either dan Neither digunakan dalam bahasa Inggris ketika kita menghadapi sebuah pilihan. Seringkali kita dibingungkan kapan kita menggunakan either, kapan pula kita menggunakan neither. Ketika kita memberi dua pilihan, kita bisa menggunakan either yang berarti “pilihlah salah satu dari kedua pilihan itu”. Misal: You can have either chocolate ice cream or vanilla – which one would you like? Come visit on either Monday or Wednesday. If he’s not in his office, he’s either in the bathroom or out to lunch. Ketika...

Pada umumnya, kata jamak dalam bahasa Inggris merupaka kata tunggal yang diberi akhiran -s/-es. Namun ternyata ada beberapa kata yang menjadi pengecualian. Mereka memiliki versi sendiri untuk bentuk jamak. 1. Syllabi – bentuk jamak dari syllabus Contoh: All professors must submit their syllabi for approval before the start of the term. 2. Curricula – bentuk jamak dari curriculum Contoh: The curricula for grades 1 through 5 are available on the school website. 3. Crises – bentuk jamak dari crisis Kata ini memang berakhiran -es, namun...

Untuk kata suka, kita menggunakan ‘like’ dalam bahasa Inggris. Namun untuk mengutarakan ketidaksukaan kita, kita bingung apakah memakai ‘unlike’ atau ‘dislike’. Paling amannya sih “I don’t like”, tapi jika kita ingin dibilang fasih berbahasa Inggris, tentunya harus mengenal kata unlike dan dislike. Seperti yang kita tahu, kata ‘like’ memiliki dua arti yaitu menyukai dan seperti. Asalkan kita paham dengan penggunaan like yang berarti menyukai dan like yang berarti seperti, kita akan dengan mudah dapat membedakan unlike...

Sama seperti tren kecantikan, tren musik, teknologi, dan lainnya, ruang kelas mengalami perubahan/evolusi dalam 100 tahun terakhir. Mulai dari kelas yang sangat sederhana hanya dengan bangku kursi dan papan hingga kini yang dilengkapi dengan berbagai gadget. Pada awal abad ke-20, di Amerika, sekolah tidak mengenal berbagai kelas. Hanya ada satu kelas dan satu guru dalam sebuah sekolah. Sangat sederhana sekali. Bahkan di hari Minggu, sekolah tersebut digunakan sebagai gereja. Di Indonesia, awal abad ke-20 merupakan saat-saat dimana rakyat...

Siapa bilang instagram cuma bisa dibuat main-main saja? Jika dimanfaatkan dengan benar, instagram juga bisa menghasilkan. Buktinya, sudah banyak orang yang berpendapatan melalui instagram. Tidak hanya itu, instagram ternyata juga bisa membantu guru dalam mengajar siswa-siswanya. Saat saya kuliah dulu, kami menggunakan facebook dan blog untuk mengumpulkan tugas dan berkonsultasi dengan dosen. Kini, mungkin adik-adik kelas saya sudah menggunakan pinterest dan instagram untuk perkuliahan. Instagram merupakan media sosial yang fokus pada gambar/foto...

Tahukah anda berapa banyak waktu yang digunakan anak-anak dan remaja di depan media? Anak-anak (8-12 tahun) menghabiskan waktu sekitar 6 jam di depan media, sementara remaja (13-18 tahun) menghabiskan 9 jam setiap harinya di depan media. Saat ini, anak-anak pun bisa melakukan multitasking. Mereka belajar sambil mendengarkan musik atau menonton tv, bahkan sambil mengakses media sosial. Media sudah seperti kebutuhan pokok dan mereka tidak bisa lepas dari media apapun yang terjadi. Media terbagi menjadi berbagai variasi dan anak-anak menggunakan...

Ketika kita belajar, terkadang kita hanya mengulang-ulang apa yang yang kita baca tanpa benar-benar memahami apa maksud dari bacaan tersebut. Bahkan bisa dibilang, kita hanya menghafalkan sebuah buku. Padahal, cara belajar yang seperti itu sangat melelahkan dan tidak efektif. Jika kita terus melakukan itu, maka kita hanya aka membuang-buang waktu. Lebih baik kita menggunakan waktu belajar kita untuk belajar dengan cerdas supaya kita lebih mudah memahami dan tidak menghafal bacaan. Otak kita cenderung hanya mengingat bagian awal dan akhir...

Beberapa tahun terakhir, penggunaan teknologi semakin personal. Setiap orang memiliki gadget mereka masing-masing. Hampir semua perangkat pun dimasukkan ke dalam fungsi gadget seperti calendar, kalkulator, alarm, email, dan bahkan buku! Saya pernah ingat dosen saya menunjukkan “perpustakaan” pribadinya yang bisa ia bawa kemana-mana yaitu notebook yang berisi ribuan e-book, mulai dari buku teks perkuliahan, jurnal ilmiah, buku pengetahuan umum, hingga novel. Dengan semakin populernya penggunaan laptop/notebook/tablet di lingkungan pendidikan,...

Seperti teknologi-teknologi lainnya, teknologi pendidikan juga mengalami evolusi. Teknologi di sini bukan hanya berarti alat elektronik, namun segala sesuatu yang memudahkan siswa dan guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar. Misalnya papan tulis dan kapur yang memudahkan guru dalam menuliskan penjelasan materi. Pada tahun 1450-abad ke 18, Horn Book merupakan salah satu media untuk belajar. Horn Book bukanlah buku, namun sebuah papan yang berisi huruf alphabet atau materi-materi pembelajaran (khususnya bahasa). Papan tersebut dilapisi...

‹ Navigate ›